Warga Indonesia Jadi Sopir Bus Pertama melalui Tokutei Ginou Jepang

Seorang pria asal Indonesia, Iyus (40 tahun), akan menjadi sopir bus asing pertama di Jepang di bawah program Specified Skilled Worker (SSW) atau Tenaga Kerja Terampil Spesifik. Pencapaian ini terjadi setelah pemerintah Jepang menambahkan sektor transportasi darat, termasuk bus dan taksi, ke dalam kategori kualifikasi visa SSW.
Iyus, yang telah tinggal di Jepang sejak 2013, sebelumnya bekerja di agen perjalanan setelah menyelesaikan pendidikan di sekolah bahasa. Kini, ia siap memulai peran barunya sebagai sopir bus wisata untuk perusahaan Nikko Kanko Bus Co. yang berbasis di Tokyo pada tahun fiskal 2025, yang dimulai pada April mendatang.
Perjalanan Menuju Mimpi
Untuk meraih posisi ini, Iyus harus melewati serangkaian tes ketat, termasuk ujian keterampilan profesional dan komunikasi yang diadakan pada Desember tahun lalu. Ia juga telah memperoleh lisensi mengemudi kendaraan besar, syarat wajib untuk menjadi sopir bus di Jepang.
“Saya selalu ingin menjadi sopir bus. Rasanya seperti mimpi yang menjadi kenyataan,” ujar Iyus dalam konferensi pers di Okayama awal Februari. “Saya ingin memperkenalkan tempat-tempat wisata di Jepang dan mengajak penumpang menikmati perjalanan yang nyaman.”
Tantangan Kekurangan Sopir Bus dan Taksi di Jepang
Keputusan Jepang membuka peluang bagi tenaga kerja asing di sektor transportasi darat tidak lepas dari tantangan besar yang dihadapi negara tersebut. Pemerintah Jepang memproyeksikan kekurangan sekitar 22.000 sopir bus dan 67.000 sopir taksi pada tahun 2029.
Beberapa faktor penyebabnya adalah penurunan angka kelahiran yang signifikan dan revisi undang-undang tahun lalu yang membatasi jam kerja pengemudi. Kedua hal ini membuat sektor transportasi darat, terutama bus dan taksi, kesulitan memenuhi kebutuhan tenaga kerja.
Tertarik kerja di Jepang, Tapi bingung mulai dari mana?
Yuk konsultasi dengan WorkAbroad.id untuk bantu persiapan bekerja di Jepang.
Klik tombol di bawah ini, dan mulai perjalanan karir internasional di Jepang! 👇
Upaya Jepang Mengatasi Kekurangan Tenaga Kerja
Untuk menarik lebih banyak tenaga kerja asing, otoritas Jepang telah mengambil langkah-langkah konkret. Salah satunya adalah dengan menerjemahkan contoh soal ujian SIM kelas 2 ke dalam 20 bahasa, termasuk bahasa Indonesia. Contoh soal ini telah didistribusikan ke seluruh kantor polisi di Jepang, memudahkan warga negara asing untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian.
Selain itu, pada tahun lalu, anggota parlemen Jepang merevisi undang-undang kontrol imigrasi dan peraturan terkait. Revisi ini memungkinkan penerimaan lebih banyak pekerja asing, termasuk di sektor transportasi darat seperti taksi dan bus. Sektor transportasi sendiri baru ditambahkan ke dalam kategori Specified Skilled Worker (SSW), membuka peluang bagi tenaga kerja terampil asing seperti Iyus.
Perluasan Program Tenaga Kerja Terampil
Pada Maret 2023, pemerintah Jepang memutuskan untuk memperluas cakupan visa Specified Skilled Worker No. 1 ke empat industri tambahan, termasuk transportasi darat, kereta api, kehutanan, dan kayu. Melalui program ini, Jepang berencana menerima hingga 24.500 pengemudi bus, truk, dan taksi dalam lima tahun mulai tahun fiskal 2024.
Status residensi SSW sendiri diperkenalkan pada 2019 untuk menarik tenaga kerja terampil dari luar negeri guna mengisi kekurangan di 16 sektor industri. Dengan visa ini, pekerja asing dapat tinggal dan bekerja di Jepang hingga lima tahun.
Harapan untuk Masa Depan
Kepala unit bus dan kereta api di Ryobi Group, Ogami Shinji, menyambut baik kedatangan Iyus. “Iyus akan memberikan layanan yang memenuhi kebutuhan wisatawan internasional, terutama di tengah lonjakan jumlah pengunjung luar negeri ke Jepang,” ujarnya, seperti dilaporkan NHK.
Bagi Iyus, ini adalah langkah besar dalam perjalanan kariernya. “Saya ingin mengemudi dengan aman dan memberikan layanan terbaik kepada pelanggan,” tuturnya penuh semangat.
Dengan dedikasi dan kerja keras, Iyus tidak hanya mewujudkan mimpinya sendiri, tetapi juga membuka jalan bagi tenaga kerja asing lainnya untuk berkontribusi di sektor transportasi Jepang.
Tertarik untuk mengikuti jalan Iyus bekerja di Jepang? Yuk, konsultasi dengan WorkAbroad.id!
Kamu akan dibantu oleh konsultan expert WorkAbroad.id agar proses persiapan kerjamu lebih mudah dan terarah.
Butuh bantuan lain untuk memulai karier di luar negeri? Cek program terbaik dari WorkAbroad.id untuk persiapan kerja di Jepang, dijamin lengkap dan sesuai kebutuhanmu!